Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari pada Penderita Depresi dan Anxiety

Selama bertahun-tahun para peneliti dan ahli terus meneliti mengenai keadaan normal dan tidak normal pada manusia. Seseorang dikatakan memiliki gangguan, penyakit atau dalam keadaan tidak normal karena diketahui memiliki kelainan pada dirinya, dimana ia telah keluar dari batas keadaan "normal" yang juga telah ditetapkan oleh para peneliti dan ahli tersebut. Tidak berhenti disitu, para peneliti juga terus mengembangkan berbagai cara agar seseorang bisa dikembalikan menjadi 'normal', baik melalui penambahan maupun pengurangan (pantangan) gaya hidup.

Baca Juga : Mendengarkan Lagu Galau Menyembuhkan Patah Hati
 
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari pada Penderita Depresi dan Anxiety
 
Sebuah artikel ditulis oleh Jennifer Robinson, MD (Doktor of Medicine) sekaligus seorang Dokter yang berfokus pada pengobatan keluarga (Family Medicine Physician) menuliskan salah satu cara khususnya pada penderita depresi (depression) dan kecemasan (anxiety) agar bisa hidup lebih baik, yakni dengan mengurangi dan menghindari makanan dan minuman yang bisa membangkitkan episode depresi dan kecemasannya. Berikut adalah list makanan dan minuman apa saja yang harus dihindari :
 

1.) Jus Buah

Ketika seseorang mengkonsumsi jus buah, serat dari buah akan terbuang sehingga ia hanya akan mengkonsumsi air dengan beberapa vitamin dan fruktosa yang dapat membuat seseorang lebih cepat bersemangat sekaligus lebih cepat merasa down. Berbeda ketika seseorang mengkonsumsi buah utuh, serat bisa membantu tubuh agar mengambil energi lebih lambat sehingga tidak terjadi lonjakan energi secara tiba-tiba yang bisa memperburuk kondisi depresi dan kecemasan. Apabila ingin mengkonsumsi buah secara praktis, opsi smoothie (tidak membuang daging dan serat buah) akan lebih baik dari pada jus buah.

2.) Minuman Bersoda

Minuman bersoda mengandung banyak gula dan pemanis buatan baik dari sirup jagung maupun fructosa buah-buahan. Minuman dengan banyak kandungan gula memiliki hubungan langsung dengan depresi, dimana ia akan mempengaruhi lonjakan energi seseorang. Lalu bagaimana dengan soda diet yang tidak mengandung banyak gula? Faktanya, soda diet dapat membuat seseorang lebih down dari pada mengkonsumsi soda reguler. Kandungan kafein dalam soda juga berdampak buruk pada penderita kecemasan.
 

3.) Toast

Toast atau roti panggang terbuat dari tepung, ketika seseorang menkonsumsi makanan dari tepung putih yang telah melalui banyak proses pengolahan ia akan langsung berubah menjadi gula darah. Gula darah dapat menyebabkan lonjakan energi yang buruk bagi penderita depresi dan kecemasan. Apabila ingin tetap mengkonsumsi toast, untuk mencegah melonjaknya gula darah, disarankan mengganti roti putih dengan roti gandum utuh. 
 

4.) Dressing, Saos, dan Kecap

 Pada penderita depresi dan kecemasan dianjurkan untuk menghindari mengkonsumsi dressing, saos, dan kecap yang terlalu banyak, karena sebagian besar produk tersebut mengandung banyak kandungan gula. Termasuk produk yang berlabel "light" maupun "sugar free", karena produk tersebut sejatinya hanya mengganti gula dengan pemanis buatan seperti aspartam, yang sama-sama bisa mempengaruhi depresi dan kecemasan.

 5.) Kopi

Jika seseorang tidak terbiasa mengkonsumsi kopi, kafein dalam kopi dapat membangkitkan rasa gelisah dan gugup, juga mengganggu tidur. Konsumsi kopi sama sekali tidak membantu membuat depresi dan kecemasan menjadi lebih baik. Ketika seseorang memutuskan untuk berhenti mengkonsumsi kopi pun, akan muncul reaksi tidak enak pada tubuhnya. Apabila memungkinkan kurangi konsumsi kopi secara perlahan atau pilih kopi decaf, yakni kopi yang kadar kafeinnya sudah diturunkan sampai level terendah.
 

6.) Minuman Berenergi

Minuman berenergi bisa membuat kerja jantung tidak beraturan, kecemasan, dan gangguan tidur. Selain itu, tidak mudah mengetahui berapa banyak kafein yang terkandung dalam bahan pembuatan minuman berenergi. Kandungan gula dan pemanis buatan juga sangat banyak.
 

7.) Alkohol

Alkohol walaupun dalam takaran yang sedikit dapat mengacaukan jadwal tidur, ia akan menenangkan sistem saraf dan membuat seseorang bertingkah ramah atau supel, sehingga memungkinkan bagi seseorang untuk kekurangan waktu istirahat karena menghabiskan banyak waktunya untuk mabuk. Ketika seseorang kekurangan waktu istirahat bisa memicu depresi dan kecemasan yang ia punya kambuh.
 

8.) Frosting

Hampir semua kue mengandung frosting, baik terselip diantara layer-layernya maupun sebagai hiasan membalut badan kue. Sebagaimana kita tahu bahwa frosting terbuat dari gula, namun tidak hanya itu, frosting juga mengandung setidaknya dua gram lemak trans per takaran saji. Baik gula dan lemak trans berhubungan dengan gangguan depresi. 
 

9.) Soy Sauce

Pantangan ini hanya berlaku pada seseorang yang sensitive terhadap gluten, karena gluten tidak hanya terkandung dalam roti, mie, atau kue, namun juga soy sauce atau kecap asin. Selain dapat membuat kondisi kecemasan dan depresi menjadi lebih buruk, gluten juga bisa membuat seseorang lesu dan tidak dalam keadaan yang baik.
 

10.) Makanan Olahan

Apabila seseorang terlalu banyak mengkonsumsi makanana seperti daging olahan, gorengan, sereal, permen, kue kering, dan produk susu tinggi lemak, ia akan cenderung cemas dan depresi. Pengapliksian diet dengan mengkonsumsi biji-bijian kaya serat, buah-buahan, sayuran, dan ikan akan lebih baik dilakukan dan membuat seseorang lebih bersemangat.
 

11.) Donat

Hampir semua orang menyukai donat, makanan ringan dengan berbagai bentuk dan toping, namun ternyata donat memiliki semua jenis lemak yang buruk, terbuat dari tepung, banyak tambahan gula dan hanya mengandung sedikit serat untuk memperlambat penyerapan. Oleh karena itu, tidak disarankan bagi pengidap depresi dan kecemasan untuk sering mengkonsumsi donat.
 

Jennifer Robinson, MD. 2021. Foods to Avoid If You Have Anxiety or Depression. (www.webmd.com)

Post a Comment

0 Comments